Database Konsultan Kesehatan
English | Indonesian | Login

INDO - HEALTHCARE Panel Discussion 1 - 2015


Indonesia HealthCare Forum (INDO HCF)
Bekerjasama dengan
Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO)

Menyelenggarakan

INDO-HEALTHCARE PANEL DISCUSSION 1-2015
MEMBEDAH PENGARUH JKN TERHADAP PROGRAM UKM DI PUSKESMAS

Kamis, 28 Mei 2015
10:00 – 13:00 WIB
di Gedung Granadi (S2 MMR FK UGM), Lantai 10 Sayap Utara

1. LATAR BELAKANG
Program Jaminan Kesehatan Nasional/ SJSN bidang kesehatan yang telah bergulir sejak 1 January 2014 merupakan salah satu program nasional yang secara bertahap diharapkan seluruh penduduk Indonesia akan memperolah Jaminan Kesehatan pada tahun 2019 yang kita sebut sebagai Universal Health Coverage (Jaminan menyeluruh). Dalam implementasinya di pelayanan primer maka pada saat ini yang menjadi pelaksana sebagian besar adalah Puskesmas dalam pola pembiayaan Kapitasi dan Non-Kapitasi.  Dana Kapitasi/ Non-kapitasi yang diterima Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, dimanfaatkan seluruhnya untuk pembayaran jasa pelayanan kesehatan dan dukungan biaya operasional upaya kesehatan perorangan.

Sesuai Permenkes RI No. 75 tahun 2014 Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Sesuai pasal 35 & 36 Permenkes RI No. 75 tahun 2014, UKM dan UKP harus dilaksanakan secara terintegrasi dan berkesinambungan. UKM tingkat pertama meliputi UKM esensial (Promkes, Kesling, KAI dan IKB, Gizi, Pencegahan dan pengendalian penyakit) dan UKM pengembangan (upaya yang sifatnya inovatif dan / bersifat ekstensifikasi dan intensifikasi pelayanan sesuai prioritas masalah pelayanan dan potensi sumber daya di wilayah kerjanya. UKP di tingkat pertama (Puskesmas) dilaksanakan dalam bentuk rawat jalan, pelayanan gawat darurat, pelayanan satu hari (one day care), home care, dan/ rawat inap berdasarkan pertimbangan kebutuhan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan sesuai standar prosedur operasional dan standard pelayanan (pasal 27 Permenkes tahun 2014).

Dihadapkan kepada kondisi tersebut di atas dimana Puskesmas mempunyai tugas/ tanggungjawab yang kompleks dan berat tetapi di sisi lain pada umumnya SDM Tenaga Kesehatan terbatas, maka dengan beban pelayanan peserta JKN yang pada umumnya relatif berat maka pada diskusi panel & webinar ini akan melakukan kajian/ analisa sejauh mana pengaruhnya terhadap program UKM yang pada umumnya anggaranyarelatif kecil dan dalam jangka panjang sangat menentukan tinggi rendahnya derajat kesehatan masyarakat.
Diskusi panel ini akan diikuti oleh para pakar khususnya di bidang kesehatan masyarakat, akademisi, praktisi, komunitas media, serta stakeholder lainnya. Serta melalui web seminar (webinar) yang akan diikuti secara langsung (online) oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, maupun berbagai kelompok peserta yang mendaftar sebagai peserta webinar.
 
2. TUJUAN KEGIATAN
2.1 Tujuan umum
Untuk mengetahui seberapa besarpengaruh program JKN di Puskesmas terhadap program UKM (risk & benefit), sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam proses pengambilan kebijakan.

2.2 Tujuan khusus
Untuk memperoleh gambaran pengaruh program JKN di Puskesmas terhadap program UKM :
  1. Dalam perspektif Puskesmas sebagai Pembina Kesehatan Wilayah (Comprehensive Health Financing viability, affordability, dan sustainability JKN dengan penguatan Public Health).
  2. Dalam Perspektif Social Determinant of Health (SDoH).
  3. Dalam Perspektif : Kapasitasi profesi kesmas di era JKN.
  4. Dalam mendukung/ menunjang rencana penelitian tentang  : “KAJIAN PENGARUH PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) TERHADAP PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)”.
 
3. PESERTA KEGIATAN
A. Peserta Diskusi Panel
  1. Unsur Pemerintah (Kemenkes RI, DJSN, BPJS Kesehatan, dll)
  2. Assosiasi Profesi terkait
  3. Akademisi
  4. Pakar dan Praktisi di bidang JKN danKesehatan Masyarakat
  5. Media Cetak maupun elektronik
  6. Unsur Swasta dan perorangan lainnya
Peserta diskusi Panel yang mengikuti acara baik di Gedung Granadi ataupun UGM dibatasi hingga 50 peserta.
 
B. Peserta Webinar (Dikoordinir oleh PMPK UGM)
  1. Akademisi dari perbagai perguruan tinggi di Indonesia
  2. Para pakar/praktisi/ kelompok masyarakat lainnya/ individu
  3. Mahasiswa
Peserta webinar dibatasi hingga 500 peserta.
Pendaftaran dapat melalui SMS dan email dengan menyertakan nama lengkap, Instansi/ Universitas dan alamat email.

Peserta Diskusi baik langsung ataupun melalui webinar tidak dikenakan biaya.
 
4. SUMBER DANA
Seluruh Anggaran didanai oleh INDO HCF (INDONESIA HEALTHCARE FORUM)

5. RENCANA KEGIATAN
Kegiatan akan dilaksanakan pada :
Hari& Tanggal            :   Kamis 28 Mei 2015
Waktu                       :   10:00 – 13:00 WIB
Tempat                     :   Gedung Granadi (S2 MMR FK UGM), lantai 10 sayap utara
                                      Jalan HR Rasuna Said Blok X-1 Kav. 8-9,Jakarta Selatan            
 
WAKTU/ JAM KEGIATAN  
9:00 – 10:00 Pendaftaran Panitia
10:00 – 10:05 Pembukaan MC  
10:05 – 10:10 Sambutan Penyelenggara Rufi I. Susanto
(Chairman of Committee Indo-HCF)
10:10 – 10:30 Keynote Speech dr. Anung Sugihantono, M.Kes
(Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA)
10:30 – 11:30 Presentasi dipimpin oleh Moderator DR. dr. Supriyantoro, Sp.P. MARS
(Ketua Umum IKKESINDO)
  Dalam perspektif Puskesmas sebagai Pembina Kesehatan Wilayah (Comprehensive Health Financing viability, affordability, dan sustainability JKN dengan penguatan Public Health) Prof. Ascobat Gani, MPH, DrPH
(Guru Besar Universitas Indonesia)
  Dalam Perspektif Social Determinant of Health (SDoH)
 
Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D
(Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK UGM)
  Dalam Perspektif : Kapasitasi profesi kesmas di era JKN dr. Adang Bachtiar, MPH, ScD
(Ketua Umum IAKMI)
  Dalam mendukung/ menunjang rencana penelitian tentang  : “KAJIAN PENGARUH  PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) TERHADAP  PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)”. Dr. dr. Trihono, MSc
(Ketua Tim Peneliti)
11:30 – 13:00 Sesi Diskusi  
13:00 – 13:30 Makan Siang  

 

6. PENDAFTARAN
Kartika Indrawaty
Indonesia HealthCare Forum
Wisma 76 Lt. 17, Jl. Letjen S. Parman Kav. 76,Slipi – Jakarta 11410
Phone : +62 21 2567 8989 |Mobile : +62 8111 6789 21 |Fax : +62 21 53661038
Email : kartikaindrawaty@indohcf.com
Website : http://indohcf.com